Translate

Senin, 08 Desember 2014

Cerpen Tugas Bahasa Indonesia

PERJALANAN KE BALI

Cerita berawal dari sebuah rencana study tour ke Bali. Malamnya aku berangkat dari rumah ke karangkobar, aku berniat untuk bermalam di warnet epsilon karangkobar, tapi setelah aku sampai di epsilon ternyata sedang ada gangguan jaringan. Terpaksa aku bermalam di epsilon dengan tidak melakukan apapun, sembari menunggu pagi aku lekas tidur di salah satu bilik. Pagi mulai menyingsing, suara bising bus pariwisata rupanya telah terdengar, setelah itu aku bergegas ke rumah amri untuk numpang mandi. Ternyata disana telah berkumpul beberapa orang temanku. Setelah bersiap siap aku pun berangkat ke SMA. Sesampainya di SMA aku dan teman teman berkumpul untuk mendengar informasi dari para guru. Bus 4 adalah bus yang akan mengantarku ke pulau seribu pura. Bismilahirohmanirohim rombongan pun mulai meninggalkan kota dingin karangkobar. Di dalam bus aku bertemu seorang tour guide dari Fortekindo, dia dipanggil mas kholis. Sepanjang perjalanan mas kholis menceritakan pengalamanya jalan jalan di pulau dewata Bali. Mendengar cerita mas kholis aku pun tidak sabar untuk cepat sampai di pulau bali, sampai sampai aku pun tak menghiraukan sudah sampai di kota mana.
Sepanjang perjalanan hanya terbayang pantai pasir putih dan laut biru. Seketika lamunanku tersadar oleh truk yang hampir bertabrakan dengan bus yang aku tumpangi, semua temanku menjerit ketakutan. Tapi setelah itu suasana ceria kembali dan aku berfikir sampai mana lamunanku tadi. Ketika suasana mulai garing, seorang consultan supir menghidupkan televisi dan VCD, satu bus pun akhirnya ikut menyanyi dan kembali bergembira. Sore pun beranjak ke malam aku tertidur nyenyak sampai adzan subuh membangunkanku, tak disangka hanya beberapa ratus meter lagi aku sampai di pelabuhan bali. Ketika itu bus sedang menunggu kapal yang akan menyebrangkan rombongan ke pulau bali. Siswa bergegas ke masjid untuk melakukan ibadah. Setelah menunggu beberapa jam akhirnya giliran rombongan SMA untuk menyebrang. Aku sangat bahagia karena bisa ke pulau bali. Di kapal feri aku bersenang senang sembari mengabadikan momen. Disitulah sebuah pertanyaan muncul dari benaku “kenapa tidak dibuat jembatan penghubung saja?” setelah ku berfikir jika dibangun sebuah jembatan maka itu akan menghilangkan mata pencaharian penduduk setempat. Ku lihat kanan kiri sambil memuji keagungan Allah SWT yang telah menciptakan alam seindah ini. Sampailah aku dan rombongan di Pelabuhan Gilimanuk, Bali. Setelah turun dari kapal aku disambut oleh sekumpulan pemuda berenang dibawah jembatan, awalnya ku berfikir hanya berenang biasa tapi ternyata mereka meminta sebuah koin, ku cari kantong kanan dan kiri ternyata tak ada uang koin di sakuku. Akhirnya aku pun berpura pura melempar sebuah koin tp ternyata yang ku lempar adalah kerikil, aku pun tertawa sendiri.
Ketika pertama aku menginjakan kaki di tanah bali aku masih tidak percaya dan bersyukur kepada Allah SWT karena telah mengizinkan aku pergi ke pulau yang indah itu. Awal perjalanan menuju pulau bali pun dimulai, tour guide bus aku telah berganti menjadi seorang perempuan bernama intan. Memey intan, itulah panggilan seorang perempuan di bali. Memey intan berasal dari bali asli, cara bicara memey intan pun berbeda dengan semua orang di bus 4. Panjang lebar memey intan bercerita tentang bali, tapi aku terkadang tak menghiraukanya, aku lebih memilih melihat keindahan hamparan pasir putih pantai di sepanjang tepi jalan. Aku sangat kagum dengan ciptaan Allah SWT, tak henti ku ucapkan rasa syukur kepada-Nya.
Hari pertama di bali aku bersama rombongan mengunjungi salah satu tempat wisata yaitu tanah lot. Kota tanah lot itu bukan berasal dari kata tanah alot tetapi berasal dari kata tengah laut. Disana terdapat air tawar tetapi berada di karang besar di tengah laut, itu sangat membingungkan bagiku. Disana aku menyempatkan diri mengabadikan momen. Ku lihat kesana kemari mencari teman untuk ku ajak berfoto barsama, tapi malang tak ada teman yang aku kenal dekat. Ku putuskan untuk kembali ke bus karena cuaca di tanah lot sangat panas. Ketika aku akan kembali aku melihat berjejer jejer toko baju khas bali, aku teringat dengan adik adiku di rumah, aku pun memasuki salah satu toko tersebut dan memilih baju yang pas untuk adik adiku. Kemudian beberapa baju telah ku pilih dan kubeli. Setelah kembali ke bus ternyata semua seudah berkumpul dan kami pun melanjutkan perjalanan.
Bedugul, sebuah tempat dimana umat muslim dan hindu saling berdampingan. Kata bedugul sendiri diambil dari kata Bedug dan Gul, Bedug artinya sebuah alat yang berfungsi untuk memberi peringatan bahwa akan segera adzan, sedangkan Gul adalah alat yang dimiliki oleh umat hindu. Ternyata masjid di Bedugul adalah masjid tertinggi di Pulau Bali subhanalloh.Setelah puas bermain di objek wisata bedugul kami pun segera melanjutkan perjalanan, untuk check in di hotel. Ketika sampai di hotel hari sudah malam aku pun langsung mengambil kunci hotel. Ketika sudah di kamar aku pun langsung merapikan barang barang yang aku bawa, dan aku segera membersihkan diri agar bias tidur nyenyak. Dan tepat dengan keinginan, setelah mandi aku langsung tidur untuk mempersiapkan perjalanan besok.
Hari kedua aku bersama rombongan melanjutkan perjalanan, hari kedua diisi dengan belanja, belanja dan belanja bukan sesuatu yang kusuka. Selesai berbelanja aku dan rombongan mengunjungi pantai dream land. Pantai itu sangat indah, pasir putih dan matahari yang hampir terbenam, itu sangat indah. Aku pun menyempatkan diri untuk berfoto foto dulu. Beberapa saat kemudian aku melihat sepasang turis mancanegara. Aku pun memberanikan diri untuk mengajak berfoto bersama, walau kata yang aku ucapkan masih terbata batat etapi turis itu tau apa yang ku maksud. Belum puas aku berfoto, Pak Marlan memanggilku untuk cepat karena akan melanjutkan perjalanan berikutnya. Saat itu ku kira aku pergi kepantai kuta ternyata tidak. Aku bersama rombongan pergi ke GWK. Garuda Wisnu Kencana tempat yang sedang dibangun yang kelihatanya akan sangat megah, karena patung dewa wisnu sangat besar. Seperti biasa aku tak ketinggalan momen untuk berfoto foto.Ketika selesai hari sudah sore perjalanan ke kuta diundur karena sudah terlalu sore. Aku dan semua teman teman kukecewadankembalike hotel denganhati yang sangatmarah.
Esokpagitelahtibadilanjutkanlahperjalanankekuta, pantai yang kutunggutunggu.Untukmenujupantaikuta kami harusmenaikimobil yang bernamaoplet.Ketika di perjalananbanyakturismancanegarasedangmengendarai motor danmembawapapanselancar, akutertawasendirikarenamelihatparaturis yang tidakcocokmenaiki motor Indonesia. Ketikasampai di pantaikutaakusangatbersyukurakhirnyasampai di pantaikuta.Langsungkuabadikanmomen yang indahitu. Ku carikesanakemarimelihatsiapa yang akankuajakberfotobersama. Ternyataperempuan yang kucari taka da.Kesanakemarikucarisembarimelihattemantemankubersukariamenikmatipantaikuta. Setelahsemuapuasakudanrombonganbesiapuntukpulangketanahjawalagidaniniadalahperjalananterakhirku di pulaubali, susahsenangkujalan. Sampaiakhirnyakumelihatfotoperempuan yang kukagumiberfotodengankekasihnya, seketikahatikuhancur, serpihanitujatuh di sepanjangjalantoldiataslaut yang indah.Takpernahkubayangkansemuaberakhirseprtiini. Ku putuskanmeninggalkanlukaitu di pulaubali. Di kapalhujanturunderassekaliseakaknlangit pun menangis. Ku tertidur di bus sampaitakmenghiraukanapapun  yangterjadi. Takkusangkaakusudahsampai di wonosobo.Di sepanjangjalanakumenghiburdiridenganmenggodaparapejalan kaki, denganberpurapuramenyapamereka, sedikitterhibur.SelamatDatang Di Banjarnegara, kata yang sangatkurindukanbeberapahari yang lalu. Sebenarnyaakujugarindudengansuasanabali. Ketikasampai di karangkiba aku langsug mengambil motor dan bergegas pulang ke rumah. Sesampainya di rumahku berfikir kapan aku bias kembali lagi ke bali. Ku rindu suasana suka duka bersama teman teman di bali. Terima kasih untuk semuanyaya Allah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar